fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan tidak ada praktik percaloan tiket di Planetarium Jakarta yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, dan kini telah kembali beroperasi secara resmi.
Planetarium Jakarta di TIM mulai dibuka kembali untuk masyarakat sejak Selasa, 23 Desember 2025, setelah sempat tidak beroperasi selama kurang lebih 13 tahun.
"Nggak ada, nggak ada calo. Nggak mungkin ada calo," ujar Pramono saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, 29 Desember 2025.
Pramono menegaskan, apabila ditemukan adanya praktik percaloan tiket, maka Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda, Iwan Takwin, selaku pihak pengelola diminta bertanggung jawab penuh.
Ia menyebutkan bahwa sejak awal sudah memberikan peringatan tegas terkait larangan praktik tersebut.
"Kalau ada calo saya minta tanggung jawab Dirut Jakpro. Saya sudah pesan wanti-wanti nggak boleh ada calo," tegasnya.
Pramono juga memastikan bahwa operasional Planetarium telah berjalan normal dan masyarakat sudah dapat membeli tiket kunjungan.
"Sudah bisa dibeli. Kemarin sudah diberlakukan," pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, Planetarium Jakarta kini hadir dengan wajah baru usai menjalani proses revitalisasi. Sejumlah pembaruan dilakukan untuk meningkatkan daya tarik dan pengalaman pengunjung.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah AI Virtual Host, yakni pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang mampu menyampaikan informasi astronomi serta sejarah Planetarium secara interaktif.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi bagi masyarakat.
Cahyono/Disway