fin.co.id - SPBU bahan bakar minyak (BBM) milik Shell masih menjadi magnet bagi masyarakat pada awal tahun 2026. Minat tersebut terlihat dari ramainya kendaraan roda dua maupun roda empat yang masuk ke SPBU Shell di kawasan Margonda, Depok, serta MT Haryono, Jakarta Timur.
Berdasarkan pantauan Disway Group, aktivitas pengisian BBM di sejumlah SPBU Shell tersebut terpantau cukup padat, dengan alur layanan yang tetap tertib dan lancar.
Salah satu pengendara sepeda motor, Alfan Tarmizi, mengaku memilih Shell karena faktor kenyamanan. Menurutnya, pelayanan yang diberikan berbeda dibandingkan SPBU lain, ditambah jaminan kualitas BBM yang ditawarkan.
"Alasannya simpel, ada harga ada kualitas. Shell berani memberikan pelayanan ke customer-customernya," kata Alfan saat ditemui di SPBU MT Haryono pada Jumat, 2 Januari 2025.
Selain pelayanan, Alfan juga menyoroti persoalan antrean. Ia menilai, waktu tunggu di SPBU Shell relatif lebih singkat dibandingkan SPBU Pertamina.
"Saya kan pengguna motor, perihal antrean itu jarang sekali di Shell. Di Pertamina, kita udah ngisi Pertamax, masih juga antre dengan orang-orang yang isi Pertalite," jelas Alfan.
Faktor lain yang membuat Alfan lebih memilih Shell adalah kemudahan sistem pembayaran. Ia membandingkan pengalamannya saat mengisi BBM di SPBU Pertamina yang dinilai belum sepenuhnya fleksibel.
"Terus, hal simple seperti pembayaran qris saja, Pertamina tak semuanya bisa, harus menggunakan cash, ditambah pelayannya kadang tak ramah lagi. Bahkan debit card pun belum tentu bisa juga mereka," sebut dia.
Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, Alfan menegaskan bahwa SPBU Shell masih menjadi pilihan utama baginya untuk mengisi BBM. Ia menyebut SPBU lain hanya dijadikan alternatif jika Shell sedang kehabisan stok.
"Jadi sampai sekarang tetap pilihan prioritas kalau isi bensin ya Shell. Kalau Shell habis, paling ke Vivo. Pertamina opsi terakhir," pungkas Alfan.
Dimas Rafi/Disway