Ibu dan Bayi Korban Cedera Persalinan Dievakuasi dari Pengungsian Aceh Tamiang

news.fin.co.id - 02/01/2026, 14:42 WIB

Ibu dan Bayi Korban Cedera Persalinan Dievakuasi dari Pengungsian Aceh Tamiang

Seorang bayi berusia dua minggu yang mengalami cedera persalinan berupa patah tulang bahu, bersama sang ibu, berhasil dievakuasi dari lokasi pengungsian menuju Rumah Sakit Adam Malik, Medan, untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

fin.co.id - Sinergi antara pemerintah dan relawan kemanusiaan membuahkan hasil nyata dalam penanganan warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Seorang bayi berusia dua minggu yang mengalami cedera persalinan berupa patah tulang bahu, bersama sang ibu, berhasil dievakuasi dari lokasi pengungsian menuju Rumah Sakit Adam Malik, Medan, untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Sebelumnya, ibu dan bayi tersebut tinggal di pengungsian Desa Rongoh, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Lokasi pengungsian berada di area perkebunan sawit dan dihuni sekitar 40 orang pengungsi yang terdampak banjir dan longsor.

Kondisi bayi dan ibunya segera mendapat perhatian dari relawan kemanusiaan sekaligus Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah RI, Dr. Muhammad Hidayat. Bersama relawan dari Sekolah Relawan serta tenaga medis, Hidayat bergerak cepat setelah menerima laporan terkait kondisi kesehatan keduanya.

Tim relawan langsung mendatangi lokasi pengungsian untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, diketahui bayi mengalami patah tulang akibat proses persalinan. Sementara itu, sang ibu juga memerlukan penanganan medis karena kadar hemoglobinnya rendah dan membutuhkan transfusi darah. Sebelumnya, ibu dan bayi tersebut diketahui sempat mendapat perawatan di rumah sakit setempat.

Advertisement

Proses evakuasi kemudian dilakukan menggunakan ambulans milik Puskesmas Aceh Tamiang menuju Rumah Sakit Adam Malik, Medan, Jumat, 1 Januari 2025, guna memastikan penanganan medis yang lebih komprehensif.

“Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB. Semoga anak ini tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan bermanfaat,” ujar Hidayat.

Sebelum evakuasi dilakukan, Hidayat terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis. Direktur RS Adam Malik, dr. Zainal, kemudian memberikan perhatian khusus terhadap penanganan ibu dan bayi tersebut.

“Bayi sudah aman dan nyaman sedang tidur. Terima kasih seluruh pihak yang sudah membantu,” ujar Hidayat setelah memastikan keduanya tiba dengan selamat di rumah sakit.

Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh pihak keluarga. Mereka mengapresiasi langkah cepat relawan dan pemerintah yang telah membantu proses evakuasi hingga ke Medan.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan dan pemerintah yang telah membawa kami dari Aceh hingga ke RS Adam Malik di Medan. Semoga bencana di Aceh segera membaik, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar perwakilan keluarga dalam video yang diterima.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID