Pengungsi di Aceh Tamiang Butuh Air Bersih dan MCK

news.fin.co.id - 02/01/2026, 19:06 WIB

Pengungsi di Aceh Tamiang Butuh Air Bersih dan MCK

Mobilitas warga perlahan-lahan sudah mulai aktif kembali, hilir mudik kendaraan tampak di ruas jalan wilayah Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Sabtu (6/12).

fin.co.id - Ribuan warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang saat ini tengah berjuang di pengungsian. Kebutuhan mendesak mereka adalah akses air bersih dan fasilitas Tempat Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kondisi ini sangat dirasakan oleh para pengungsi yang terpaksa mendirikan tenda, khususnya di area kompleks perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, seperti yang dilaporkan oleh Ramadan, salah seorang warga terdampak.

Lebih dari 500 jiwa saat ini berteduh di tenda-tenda darurat tersebut. Sebagian besar dari mereka berasal dari Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, yang rumahnya tak luput dari amukan banjir.

Beberapa dari mereka terpaksa kehilangan tempat tinggal sepenuhnya, sementara tak sedikit pula yang rumahnya rusak parah atau bahkan terbenam lumpur setinggi lebih dari satu meter.

Advertisement

Ramadan menambahkan, kondisi fasilitas MCK di lokasi pengungsian masih jauh dari kata layak. Fasilitas seadanya ini menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama bagi para pengungsi perempuan. Ditambah lagi, banyak yang belum dapat kembali ke rumah karena masih tertutup lumpur.

Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, telah melaporkan situasi pemulihan pascabencana kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menggarisbawahi kerusakan berat pada fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025.

Kerusakan yang dialami PDAM disebut cukup fatal dan saat ini masih dalam proses perbaikan. Distribusi air bersih baru dapat menjangkau dua kecamatan, yaitu Kuala Simpang dan Karang Baru.

Upaya pemulihan pasokan listrik di instalasi air terus dilakukan dengan dukungan dua unit genset dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara itu, bantuan dari TNI dan Polri dalam pengeboran sumur tanah juga turut meringankan beban warga. Kebutuhan air bersih darurat bagi para pengungsi terus diupayakan pemenuhannya melalui berbagai cara.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID