Denmark Peringatkan AS: Serangan Militer ke Greenland Bisa Akhiri Aliansi NATO!

news.fin.co.id - 07/01/2026, 17:03 WIB

Denmark Peringatkan AS: Serangan Militer ke Greenland Bisa Akhiri Aliansi NATO!

fin.co.id - Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) yang kembali menyuarakan keinginan menguasai Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark.

Frederiksen mengatakan bahwa serangan militer AS terhadap Greenland akan berujung pada berakhirnya aliansi militer NATO, yang telah menjadi fondasi keamanan transatlantik sejak Perang Dunia II.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan global setelah operasi militer AS di Venezuela untuk menangkap Presiden Nicolás Maduro, yang memicu kekhawatiran internasional terkait niat Washington terhadap negara lain.

Advertisement

Isu Greenland kembali mencuat setelah Presiden AS Donald Trump beberapa kali menyatakan bahwa AS perlu memiliki Greenland demi kepentingan keamanan nasional.

Trump menyebut wilayah tersebut strategis, terutama terkait pengawasan kawasan Arktik serta aktivitas negara-negara seperti Rusia dan China di sekitarnya.

Trump bahkan menyatakan kepada wartawan bahwa AS seharusnya membicarakan masa depan Greenland dalam waktu dekat dan menegaskan bahwa kendali atas wilayah itu penting bagi keamanan AS.

Selain itu, Trump disebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer sebagai salah satu opsi untuk mendapatkan kontrol atas Greenland, meskipun pemerintahannya kemudian menyatakan diskusi itu masih berupa “berbagai opsi” termasuk pendekatan diplomatik.

Peringatan Keras dari PM Denmark

Frederiksen menegaskan bahwa Greenland adalah wilayah otonom Denmark yang berada dalam lingkup pertahanan aliansi NATO, sehingga setiap intervensi militer dari AS terhadapnya akan menimbulkan konsekuensi serius.

“Jika Amerika Serikat memilih untuk menyerang negara NATO lain secara militer, maka semuanya berhenti itu termasuk NATO kita dan sistem keamanan yang telah terbangun sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua,” tegas Frederiksen dalam wawancara dengan TV2 di Denmark.

Pernyataan Frederiksen menunjukkan betapa seriusnya pemerintah Denmark menanggapi ancaman yang dilontarkan, terutama di tengah kekhawatiran geopolitik yang memanas di berbagai belahan dunia.

Advertisement

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia yang terletak di antara Amerika Utara dan Eropa, serta memiliki posisi yang sangat strategis di kawasan Arktik.

Wilayah ini memiliki kekayaan sumber daya mineral yang besar serta jalur pelayaran penting yang kian terkerek akibat mencairnya es kutub.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID