Pola komunikasi seperti ini diharapkan dapat menciptakan dialog yang lebih produktif antara pemerintah dan masyarakat, bukan justru menciptakan ketegangan.
Pemerintah Tolak Tindakan Teror, Ancaman Tindak Tegas
Lebih lanjut, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak menghendaki adanya praktik teror dalam bentuk apa pun.
Ia melihat peristiwa dugaan teror ini seharusnya menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat.
Dalam era demokrasi yang semakin terbuka, perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah, namun penyelesaiannya harus tetap mengedepankan musyawarah dan dialog.
“Kita tentunya tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu. Tapi mari kita jadikan ini bagian dari mendewasakan diri sebagai bangsa. Kalau ada sesuatu, sampaikan dengan baik,” jelas Prasetyo Hadi.
Menyikapi sikap Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kepala negara sangat prihatin mendapati praktik teror masih terjadi di tengah iklim demokrasi yang semestinya semakin kondusif.
Presiden Prabowo Subianto menjamin akan ada langkah penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam aksi teror tersebut.
“Iya dong, masak hari begini masih ada begitu-begitu. Pastilah akan ada penindakan,” tegas Prasetyo Hadi, mengakhiri pernyataannya.
Langkah tegas ini diharapkan memberikan efek jera dan mengembalikan rasa aman bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para kreator konten yang berani bersuara.