fin.co.id - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, memastikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, agenda besar pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara tetap berjalan sesuai rencana.
Penegasan ini sekaligus menjawab berbagai keraguan publik dan pelaku pasar terkait keberlanjutan proyek IKN di tengah pergantian pemerintahan.
Basuki menegaskan, komitmen tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan sudah menjadi garis kebijakan nasional yang disampaikan secara terbuka di berbagai forum strategis, termasuk di level internasional.
Basuki mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo secara langsung telah menyampaikan keberlanjutan pembangunan IKN dalam berbagai pertemuan dengan pemimpin dunia.
Salah satunya melalui forum internasional bergengsi seperti G20, yang menjadi etalase diplomasi Indonesia di mata global.
“Komitmen Presiden Prabowo untuk memindahkan Ibu Kota ke Nusantara sudah sangat jelas dan disampaikan di berbagai forum internasional.
Saya mengajak semua pihak untuk datang dan melihat langsung IKN,” ujar Basuki dalam keterangan resmi saat menerima kunjungan akademik University of Maryland, Sabtu 11 Januari 2026.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek IKN bukan proyek jangka pendek, melainkan agenda strategis lintas pemerintahan yang dirancang untuk mendorong pemerataan pembangunan nasional.
Di tengah dinamika politik dan ekonomi, minat masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN justru menunjukkan tren positif.
Basuki menyebutkan, selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, jumlah kunjungan masyarakat ke kawasan IKN di Kalimantan Timur menembus angka 300.000 orang.
Lonjakan kunjungan ini menjadi indikator meningkatnya rasa ingin tahu publik terhadap pembangunan ibu kota baru, sekaligus mencerminkan kepercayaan masyarakat bahwa IKN benar-benar sedang dibangun dan bukan sekadar wacana.
Kunjungan tersebut juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor transportasi, kuliner, hingga jasa penginapan di wilayah Penajam Paser Utara dan sekitarnya.
OIKN Kantongi Anggaran Rp6 Triliun di 2026
Untuk mendukung keberlanjutan pembangunan, OIKN telah mengantongi pagu anggaran sebesar Rp6 triliun khusus untuk Tahun Anggaran (TA) 2026.