fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto baru saja memberikan peringatan keras yang bikin merinding jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Saat meresmikan proyek RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur pada Senin, 12 Januari 2026, sang Presiden menegaskan komitmennya untuk menyikat habis praktik kotor di tubuh perusahaan migas pelat merah tersebut. Jika Anda mengira ini hanya gertakan biasa, Anda salah besar!
National Champion Senilai USD 100 Miliar: Jangan Dikorupsi!
Prabowo memuji Pertamina sebagai "National Champion" sejati. Bukan tanpa alasan, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang mampu menembus daftar prestisius Fortune 500. Dengan nilai valuasi mencapai USD 100 miliar, aset raksasa ini seharusnya menjadi milik rakyat, bukan ladang mencari kekayaan pribadi bagi para pengelolanya.
Presiden secara khusus berpesan kepada Direktur Utama Pertamina yang baru, Simon Aloysius. Pesannya singkat namun sangat menohok: "Jangan korupsi!" Prabowo mengingatkan bahwa Simon mengemban tanggung jawab strategis yang sangat besar. "Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini," tegas Prabowo di depan khalayak.
Kewenangan Penuh: Berani Pecat Pejabat Pertamina yang Bermasalah
Tidak hanya memberikan nasihat, Prabowo membekali Simon Aloysius dengan "senjata" yang sangat kuat. Presiden memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada Simon untuk membersihkan internal perusahaan dari oknum-oknum yang tidak berintegritas. Prabowo bahkan secara eksplisit memerintahkan Simon untuk tidak ragu memecat siapa pun yang kinerjanya buruk atau tidak amanah.
“Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat! Jangan ragu-ragu, demi bangsa dan rakyat harus tega. Banyak anak muda yang hebat-hebat, cari!” ujar Prabowo dengan nada tinggi. Beliau ingin Simon memilih jajaran yang benar-benar berintegritas demi menciptakan pemerintahan dan manajemen yang bersih.
Tekad Menciptakan Pemerintahan Bersih dan Amanah
Langkah tegas ini merupakan bagian dari visi besar Prabowo Subianto sejak awal menjabat sebagai Presiden. Beliau bertekad mengelola sumber kekayaan bangsa dengan sebaik-baiknya tanpa bocor sedikit pun. Dengan menggandeng anak-anak muda di jajaran direksi, Prabowo berharap ada perubahan radikal dalam budaya kerja Pertamina.
Prabowo menyadari bahwa godaan di sektor energi sangatlah besar, namun beliau meminta Simon untuk tetap teguh pada komitmen moralnya. Manajemen yang amanah adalah harga mati untuk membawa kekayaan energi Indonesia dinikmati sepenuhnya oleh rakyat, bukan segelintir orang. Apakah Simon Aloysius sanggup menjalankan mandat maut dari Presiden ini? Publik kini menunggu aksi nyata pembersihan di tubuh Pertamina. - Anisha Aprilia/Disway -