Jangan Abai! Orangtua Diminta Siapkan Mental Anak Hadapi TKA SD-SMP 2026

news.fin.co.id - 15/01/2026, 17:56 WIB

Jangan Abai! Orangtua Diminta Siapkan Mental Anak Hadapi TKA SD-SMP 2026

fin.co.id  - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengimbau para orangtua untuk tidak hanya fokus pada persiapan akademik, tetapi juga memberikan motivasi serta kesiapan mental kepada anak-anak yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026.

Meski TKA tidak bersifat wajib, tes ini dinilai memiliki peran penting dalam dunia pendidikan karena berpotensi menjadi salah satu syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Oleh karena itu, PGRI berharap seluruh siswa dapat berpartisipasi agar kualitas pendidikan nasional dapat dipetakan secara menyeluruh.

Advertisement

Sekretaris Jenderal PGRI, Dudung Abdul Qadir, menegaskan bahwa keterlibatan orangtua menjadi kunci utama agar anak siap secara psikologis saat menghadapi TKA.

“Orangtua bukan hanya mengawasi dan membantu anak, tetapi juga memberi motivasi dan menyiapkan mental anak-anak kita untuk mengikuti TKA,” ujar Dudung dalam keterangan tertulis, Kamis, 15  Januari 2026.

Menurut Dudung, salah satu manfaat utama pelaksanaan TKA adalah sebagai instrumen untuk memotret kemampuan akademik dasar siswa sejak dini.

Tes ini tidak semata-mata menilai nilai akhir, tetapi lebih pada melihat sejauh mana kemampuan literasi dan numerasi anak berkembang selama proses pembelajaran di sekolah.

Hasil TKA nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki metode pembelajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa di masa depan.

“PGRI ingin memotret bagaimana kemampuan akademik, kemampuan keterampilan life skill siswa sesuai kebutuhan hari ini, dan juga pengembangan karakter siswa,” jelasnya.

Dengan demikian, TKA diharapkan mampu memberikan gambaran utuh tentang capaian pendidikan, bukan hanya dari sisi kognitif, tetapi juga keterampilan dan karakter peserta didik.

Advertisement

Lebih lanjut, Dudung menambahkan bahwa hasil TKA akan diolah secara kolektif, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, kota, hingga wilayah secara nasional.

Pemetaan ini dinilai sangat penting agar pemerintah dan sekolah dapat menentukan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID