Ara secara khusus menyampaikan pesan tersebut kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan dan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, agar proyek segera masuk tahap pembangunan fisik.
“Jangan lama-lama,” tegas Ara, menandakan keseriusan pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Pemanfaatan kawasan Meikarta untuk pembangunan rusun subsidi juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali ekosistem properti yang sempat mengalami stagnasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, integrasi hunian dengan kawasan industri diyakini mampu menekan biaya logistik hunian bagi para pekerja. Dengan lokasi tempat tinggal yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi, pengeluaran untuk transportasi dapat ditekan, sehingga kualitas hidup pekerja pun meningkat.
Pemerintah berharap, pembangunan rusun subsidi ini tidak hanya menjadi solusi hunian jangka pendek, tetapi juga bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. (*)