BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 97S di wilayah perairan utara Australia Utara. Sistem ini memiliki kecepatan angin sekitar 20 knot, meski dalam 48 hingga 72 jam ke depan peluangnya berkembang menjadi siklon tropis dinilai masih rendah.
Risiko Gelombang Tinggi dan Bencana Hidrometeorologi
Kombinasi pengaruh ketiga sistem tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Tak hanya itu, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut tinggi yang dapat mencapai lebih dari dua meter di sejumlah perairan.
BMKG menekankan bahwa kondisi cuaca ini berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi. Ancaman banjir, banjir bandang, angin puting beliung, hingga tanah longsor berpotensi meningkat, terutama di wilayah rawan.
Dengan puncak musim hujan yang masih berlangsung hingga akhir Februari, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan. Langkah antisipasi sejak dini dinilai krusial untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (ANTARA)