BGN Tegaskan Tak Terlibat Produk “Susu Sekolah” yang Viral di Medsos

news.fin.co.id - 21/01/2026, 19:10 WIB

BGN Tegaskan Tak Terlibat Produk “Susu Sekolah” yang Viral di Medsos

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang.

fin.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait beredarnya produk susu UHT bermerek “Susu Sekolah” yang ramai diperbincangkan di media sosial dan dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perbincangan tersebut mencuat setelah warganet menyoroti label komposisi pada kemasan produk yang mencantumkan campuran susu segar dan susu rekombinasi. Temuan itu kemudian memicu berbagai narasi negatif yang mengaitkan produk tersebut dengan program pemerintah.

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan bahwa lembaganya tidak memiliki kerja sama apa pun dengan produsen susu UHT tersebut.

“BGN adalah badan pemerintahan dan tidak mungkin bekerja sama dengan pihak swasta untuk memproduksi barang yang diperjualbelikan,” ujar Nanik saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 21 Januari 2026.

Advertisement

Ia menyampaikan penyesalan atas penggunaan nama dan program BGN dalam pemasaran produk tersebut, yang dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Mereka memanfaatkan seolah-olah itu susu yang direkomendasikan BGN. Kami sangat menyesalkan hal tersebut,” katanya.

Nanik menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan melalui mekanisme resmi pemerintah dengan standar pengawasan yang ketat. Setiap produk pangan yang digunakan dalam program tersebut, lanjutnya, harus melalui proses seleksi dan pengujian sesuai ketentuan yang berlaku.

BGN berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta meredam kegaduhan di media sosial. Masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam menyikapi informasi dan memastikan kebenaran sumber sebelum menarik kesimpulan.

Dengan penjelasan tersebut, BGN menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas program MBG serta memastikan seluruh upaya pemenuhan gizi masyarakat dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

Hasyim Ashari/Disway 

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID