fin.co.id - Pemerintah Kota Tangerang mengonfirmasi rencana pembangunan Fly Over Sudirman akan mulai direalisasikan pada tahun 2027 mendatang. Proyek strategis ini digadang-gadang menjadi solusi permanen untuk mengurai simpul kemacetan di jalur penghubung utama menuju Jakarta.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mematangkan rencana besar pembangunan Fly Over Sudirman. Proyek ini difokuskan untuk memecah kepadatan di kawasan Pasar Tanah Tinggi, sebuah titik krusial di mana arus kendaraan sering terhambat oleh perlintasan sebidang rel kereta api jalur Duri-Tangerang.
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menegaskan bahwa kehadiran jalan layang ini sangat vital. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan koridor utama yang menghubungkan Jalan Raya Sudirman dengan Jalan Raya Daan Mogot yang menjadi akses langsung menuju Ibu Kota.
"Kami sangat mendukung rencana ini. Adanya fly over⁸ sangat penting untuk mengurai kemacetan akibat perlintasan kereta api, apalagi ini adalah jalur vital," ujar Yeti Rohaeti saat dikonfirmasi pada Kamis (22/1/2026).
Saat ini, proyek tersebut telah masuk ke tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) oleh Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di bawah naungan pemerintah pusat. Pemkot Tangerang berkomitmen memberikan dukungan penuh, mulai dari proses pengkajian hingga koordinasi lapangan.
Berdasarkan koordinasi terbaru, linimasa pembangunan telah ditetapkan:
• Tahun 2026-2027: Finalisasi desain dan persiapan teknis.
• Tahun 2027: Target mulai realisasi konstruksi fisik.
• Tahun 2029: Target operasional dan mulai bisa digunakan oleh masyarakat luas.
Yeti menambahkan, dfengan hadirnya Fly Over Sudirman, diharapkan mobilitas warga Tangerang menuju Jakarta maupun sebaliknya akan jauh lebih lancar.
"Pemkot Tangerang berjanji akan terus mengawal setiap tahapan koordinasi agar pembangunan berjalan sesuai target dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandasnya.