Untuk Pulau Sulawesi, Kota Manado diprakirakan berawan. Kendari dan Gorontalo berada dalam kondisi berawan tebal, sementara hujan ringan berpotensi turun di Mamuju. BMKG juga mencatat Kota Makassar berpotensi mengalami udara kabur, sedangkan Palu diprakirakan berasap atau berkabut.
Di wilayah Maluku, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di Ternate, sementara Ambon berpotensi diguyur hujan ringan.
Adapun di Papua, Jayapura diprakirakan berawan dan Sorong berawan tebal. Hujan ringan diprediksi turun di Manokwari dan Jayawijaya, sedangkan Nabire serta Merauke berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Bibit Siklon Tropis 91S Jadi Perhatian Serius
Selain hujan lebat, BMKG juga mengungkap adanya bibit siklon tropis 91S yang terpantau di wilayah Samudera Hindia Selatan Sumbawa. Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, bibit siklon ini berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dengan kategori tinggi.
Keberadaan bibit siklon tropis tersebut memicu peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot. Dampaknya terasa di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, termasuk Bali, NTB, dan NTT. Selain itu, peningkatan angin juga terpantau di perairan utara Pulau Madura hingga Pulau Flores.
Kondisi ini memperkuat potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah perairan dan pesisir, sehingga masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cepat. (ANTARA)