Ratusan Kisdam Dipasang di Tangerang Waspadai Banjir Susulan 

news.fin.co.id - 26/01/2026, 12:36 WIB

Ratusan Kisdam Dipasang di Tangerang Waspadai Banjir Susulan 

Sebanyak 500 karung kisdam dipasang oleh petugas gabungan untuk mengantisipasi banjir susulan. (rfh)

fin.co.id -  Kondisi banjir di sejumlah titik di Kota Tangerang, termasuk Kompleks Pinang Griya dan Ciledug Indah, dilaporkan mulai surut sejak Sabtu (24/1/2026). Pemerintah Kota Tangerang kini fokus pada penanganan pascabanjir, khususnya perbaikan tembok penahan air yang jebol.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turun langsung memantau pemasangan kisdam (tanggul darurat dari karung pasir) di titik kerusakan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi luapan air susulan dari wilayah hulu.

"Alhamdulillah, hari ini Pinang Griya sudah kering. Kita langsung lakukan penanganan pasca-banjir dengan memasang kisdam sebagai langkah antisipasi sebelum penanganan permanen dilakukan," ujar Sachrudin, dikutip Senin, 26 Januari 2026.

Sebanyak 500 karung kisdam dipasang oleh petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, TNI, Polri, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain perbaikan tanggul, Pemkot juga menyiagakan sembilan unit pompa air untuk mempercepat pengeringan wilayah.

Advertisement

Sachrudin mengakui bahwa kondisi tembok yang jebol cukup mengkhawatirkan karena berbatasan langsung dengan aliran sungai. Ia menjanjikan pembangunan tanggul permanen akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Tahun ini, insya Allah akan kita lakukan penanggulan secara permanen. Kita akan bebaskan lahan di bagian belakang, lalu tanggul kita perkuat agar masyarakat merasa aman," tuturnya.

Dari total 12 titik banjir yang sempat merendam Kota Tangerang, mayoritas kini telah surut. Sachrudin menargetkan seluruh wilayah terdampak benar-benar bersih dari lumpur dan sampah dalam satu hingga dua hari ke depan melalui kerja bakti massal.

Kecepatan penanganan ini mendapat apresiasi dari warga. N.N (70), warga RT 02 RW 06 Pinang Griya yang sudah menetap sejak 1986, mengaku ini adalah penanganan banjir tercepat yang pernah ia alami.

"Sudah sembilan kali kena banjir, tapi ini yang paling cepat surutnya. Satu hari sudah kering. Responsnya cepat, malam itu juga Pak Wali Kota dan petugas langsung datang bawa pasir," ungkapnya.

Selain penanganan infrastruktur, Pemkot Tangerang juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, layanan kesehatan melalui Dinas Kesehatan, serta mendirikan dapur umum dan posko kebencanaan di titik-titik strategis.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.