BHABINKAMTIBMAS IKHWAN & BABINSA HERI HARUS TAHU NIH! Begini Lho Cara Bikin ES GABUS JADUL yang Nyegerin, SIAPA YANG MODAR KOMANDAN?

news.fin.co.id - 28/01/2026, 19:51 WIB

BHABINKAMTIBMAS IKHWAN & BABINSA HERI HARUS TAHU NIH! Begini Lho Cara Bikin ES GABUS JADUL yang Nyegerin, SIAPA YANG MODAR KOMANDAN?

BHABINKAMTIBMAS IKHWAN & BABINSA HERI HARUS TAHU NIH, Begini Lho Cara Bikin Es Gabus Jadul yang Nyegerin

Fin.co.id - Jajanan tradisional es gabus jadul mendadak jadi sorotan nasional. Ini setelah beredar video yang menuding makanan tersebut dibuat dari bahan berbahaya. Padahal, cara bikinnya gampang sekali. Bahan dan resepnya pun mudah didapat.

Belakangan hasil pemeriksaan laboratorium memastikan es gabus yang dijual itu aman dikonsumsi. Tidak mengandung zat ilegal.

Kehebohan bermula dari unggahan video yang memperlihatkan arogansi 2 oknum aparat di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Yaitu Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Serda Heri Purnomo.

Dalam video tersebut, seorang pedagang es gabus bernama Sudrajat dituduh menggunakan bahan berbahaya: berupa spons atau busa. Ini karena tekstur es yang berpori dan mudah hancur.

Advertisement

Alih-alih melakukan pengujian, kedua aparat tersebut justru merekam aksi penghancuran es gabus di depan pedagang dan menyebarkannya ke media sosial.

Pedagang Dipaksa Makan Dagangan Sendiri

Bagian paling menyulut emosi publik adalah saat Sudrajat dipaksa memakan es gabus dagangannya sendiri. Tujuannya untuk membuktikan produk tersebut aman.

Yang memaksa memakan es gabus itu adalah Babinsa Serda Heri Purnomo. Dengan raut wajah tertekan, pria paruh baya itu hanya bisa pasrah.

“Makan ini. Habiskan. Biar kamu yang modar (mati) sendiri. Jangan anak-anak kecil,” kata Serda Heri Purnomo dengan nada arogan.

Dengan muka memelas, Sudrajat menuruti permintaan 2 aparat di hadapan kamera. Momen tersebut dianggap netizen sebagai tindakan tidak beretika dan melukai rasa keadilan.

Merespons tekanan publik yang masif, Polres Metro Jakarta Pusat langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan sampel es gabus dan membawanya ke laboratorium untuk diperiksa secara ilmiah.

Hasilnya tegas: tidak ditemukan kandungan berbahaya dalam es gabus tersebut.

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi serta tidak mengandung zat berbahaya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Rabu (28/1/2026).

Advertisement

Setelah hasil laboratorium diumumkan, kedua oknum aparat itu menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terbuka kepada pedagang dan masyarakat.

Mengapa Disebut Es Gabus?

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID