Nasip Pilu Pedagang Es Gabus: Difitnah Oknum TNI-Polri, Jualannya Diobrak-Abrik dan Dianiaya

news.fin.co.id - 28/01/2026, 11:33 WIB

Nasip Pilu Pedagang Es Gabus: Difitnah Oknum TNI-Polri, Jualannya Diobrak-Abrik dan Dianiaya

Tangkapan layar vido viral, oknum TNI-Polri fitnah penjual es gabus

fin.co.id - Nasip pilu dialami Suderajat (49), pedagang es gabus itu dituduh menggunakan bahan spons dalam mengolah jualan esnya. Ironisnya, tuduhan itu disampaikan oleh dua oknum aparat, anggota Polti dan TNI di Kemayoran Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu 24 Januari 2026.

Bukan saja dituduh menggunakan spons, Suderajat juda mendapat perlakukan kasar, seperti dipukul, dan disiksa berdiri dengan satu kaki oleh dua oknum TNI dan Polisi tersebut.

Akibatnya bahu kanan dan pipi terluka. Padahal tuduhan itu tanpa adanya hasil uji lab terhaap es gabusnya.

“Ditonjok dan disabet bahu kanannya pakai selang sama sepatu ditendang,” ucap Suderajat kepada wartawan di lokasi, Selasa 27 Januari 2026.

Advertisement

“(Disabetnya) sama tentara. Ditendang juga, bangun lagi, bangun lagi, (ditendang) sama tentara,” sambungnya.

Peristiwa ini bermula ia berangkat sejak pukul 04.00 WIB untuk mengambil es gabus di pabrik rumahan daerah Depok Lama, lalu menuju Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat berkeliling jualan, Suderajat dihampiri sekelompok orang yang alibinya hendak membeli es gabus.

“Pertama (mereka) datang beli es kue, terus es nya dibejek-bejek. Kata bapaknya itu es racun,” ungkap Suderajat.

Es gabus yang dijualnya disebut mengandung spons, beracun, bahkan dituduh basi.

Teksturnya juga disebut menyerupai kapas bedah. Setelahnya, es yang hancur itu dilempar ke wajah Suderajat hingga meninggalkan luka goresan di pipi.

“Es nya dibejek sampai hancur. Ini dekat mata saya jadi sakit sama bahu nyeri,” tuturnya.

Saat itu, Suderajat sempat diamankan oleh polisi dan TNI karena es gabus miliknya disebut mengandung spons.

Setelah diamankan, ia diarahkan beberapa hal termasuk menerima pukulan dari aparat.

Advertisement

“Katanya jangan pegangan, (disuruh berdiri satu kaki), sampai dua kaki ganti-gantian. (Disuruh) bangun lagi, bangun lagi,” tutur Suderajat.

Meski sempat berupaya menjelaskan ke aparat bahwa es gabus yang dijualnya berbahan asli, Suderajat seolah diabaikan.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca