fin.co.id - Dalam upaya pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Tim SAR mengerahkan bantuan teknologi berupa drone untuk mendukung proses penyisiran lokasi terdampak.
Penggunaan drone tersebut dilakukan guna mempermudah pemetaan dan pencarian di tiga sektor utama lokasi longsor.
"Kami melakukan assessment dengan menerbangkan dorne untuk bisa mapping proses pencarian dari tiga sektor, Alpha, Bravo dan Charlie," jelas Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian.
Ade mengungkapkan bahwa pada hari keempat operasi pencarian, tim kembali menemukan sejumlah kantong jenazah di area terdampak longsor.
Ia menyebutkan, delapan kantong jenazah berhasil ditemukan dan selanjutnya langsung diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk dilakukan proses identifikasi.
Setelah dilakukan pendataan lanjutan, Ade merinci jumlah kantong jenazah yang diserahkan kepada tim DVI pada hari tersebut.
"Dari ke-9body pack, yaitu 4 body packs di work site A1, 3 body pack di work site B2. Jadi total 9 body packs yang kami serahkan ke DVI," papar dia.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan total 48 korban meninggal dunia, sementara sekitar 32 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
"Total temuan mulai hari ke-4 itu ada 48 body packs," pungkasnya.
Berdasarkan laporan perkembangan operasi SAR, berikut rincian waktu dan lokasi penemuan kantong jenazah pada hari keempat pencarian:
Progress Operasi SAR:
Pukul 08.48 WIB: 1 body pack di Worksite A1
Pukul 09.28 WIB: 1 body pack di Worksite A2
Pukul 11.21 WIB: 1 body pack di Worksite A1
Pukul 13.06 WIB: 1 body pack di Worksite B2