Kemenag Banten Tinjau Ponpes Terdampak Banjir di Tangerang 

news.fin.co.id - 30/01/2026, 11:12 WIB

Kemenag Banten Tinjau Ponpes Terdampak Banjir di Tangerang 

Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, H. Amrullah, meninjau kondisi sarana pendidikan dan keagamaan yang terdampak banjir di Kabupaten Tangerang. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Banten, H. Amrullah, meninjau langsung kondisi sarana pendidikan dan keagamaan yang terdampak banjir di Kabupaten Tangerang, Kamis (29/01/2026). Selain memantau kerusakan infrastruktur, kehadiran jajaran Kemenag ini bertujuan menyalurkan bantuan logistik serta layanan psikososial bagi para penyintas.

Didampingi Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang, Akhmad Jubaedi, rombongan menyisir sejumlah titik krusial. Beberapa lokasi yang dikunjungi meliputi Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El Hijrah dan Ponpes Daarul Mukhtar di Teluknaga, Ponpes Salsabila Al-Islam dan MTs Nurul Falah di Kosambi, hingga MI Arrisalah di Pakuhaji. Tak hanya lembaga pendidikan, Amrullah juga mengecek kesiapan operasional Kantor Urusan Agama (KUA) yang sempat terendam luapan air.

Dalam keterangannya, Amrullah mengungkapkan keprihatinan mendalam atas bencana yang melanda wilayah pesisir Tangerang tersebut. Ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan fungsi pelayanan publik, baik di bidang pendidikan madrasah maupun urusan keagamaan, tidak terhenti.

"Kami ingin memastikan madrasah, ponpes, KUA, hingga rumah ibadah dapat segera berfungsi normal kembali. Terkait kerusakan sarana fisik, kami akan mengupayakan bantuan rehabilitasi sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada," ujar Amrullah di sela-sela kunjungannya.

Advertisement

Selain bantuan material, Kemenag juga memberikan layanan trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga dan tenaga pendidik yang terdampak. Amrullah mengingatkan seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan meski debit air mulai menyurut.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, Akhmad Jubaedi, memastikan bahwa proses belajar mengajar di wilayah terdampak kini mulai diaktifkan kembali. Berdasarkan pendataan awal, pihaknya terus memantau kondisi guru dan staf yang rumahnya ikut terendam banjir.

"Kami memberikan dukungan moral, terutama bagi para guru, agar semangat mereka tidak luntur. Alhamdulillah, hari ini bersama tim Kanwil Banten, kami turun langsung memastikan seluruh titik telah terjangkau bantuan," kata Jubaedi.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.