Ia membandingkan proses tersebut dengan membersihkan pipa yang kotor.
Namun, kotoran tersebut justru ditampung dalam botol yang masih menyimpan zat kimia aktif.
Botol tersebut kemudian menggembung dan akhirnya terbuka, melepaskan gas berbahaya.
Sabri Mahyudin menegaskan adanya unsur kelalaian.
"Tetap harus diberikan peringatan karena adanya kelalaian.
Karena sudah pembersihan biasa padahal tidak dicek lagi di botolnya masih ada apa.
Kita kasih peringatan untuk lebih hati-hati.
Ini akan dilihat apakah perlu sanksi administrasi," jelas Sabri dengan nada tegas.
Manajemen PT Vopak kini berada di bawah pengawasan ketat.
Perusahaan ini terancam sanksi administrasi serius akibat insiden yang merugikan masyarakat.
Walikota Langsung Sidak, Pastikan Keamanan Jangka Panjang
Ditengah kepanikan yang melanda, Walikota Cilegon, Robinsar, bertindak cepat.
Ia langsung memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi kejadian.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Meskipun asap kuning terlihat sangat mencolok dan menimbulkan kekhawatiran, Robinsar memberikan kabar melegakan mengenai kondisi infrastruktur perusahaan.