Padahal, ia baru saja dilantik sebagai Letnan Dua pada November 2025. Dalam hitungan bulan, karier militernya melesat seiring prestasi di panggung dunia.
“Jujur saya enggak nyangka. Ini motivasi besar buat saya,” katanya.
Ia pun berjanji akan terus berjuang, dengan target medali emas Asian Games 2026.
Dua Atlet, Satu Negeri, Dua Cerita
Nurul Akmal dan Rizki Juniansyah sama-sama lifter.
Sama-sama berlatih dengan darah, keringat, dan air mata.
Sama-sama mengibarkan Merah Putih di podium internasional.
Namun negara memberi mereka dua cerita yang berbeda.
Yang satu masih bergulat dengan ketidakpastian hidup setelah prestasi,
yang satu lagi menikmati buah manis penghargaan dan kepastian masa depan.
Kisah ini bukan sekadar tentang angkat besi.
Ini adalah cermin tentang bagaimana perjuangan atlet dihargai—atau diabaikan—oleh sistem.
Dan hujan yang turun di Banda Aceh sore itu, seolah menjadi saksi bisu:
tidak semua juara pulang dengan senyum yang sama.