Prabowo Dorong Swasembada Energi Lewat Sawit, Sebut sebagai “Miracle Commodity”

news.fin.co.id - 02/02/2026, 14:51 WIB

Prabowo Dorong Swasembada Energi Lewat Sawit, Sebut sebagai “Miracle Commodity”

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada energi nasional melalui pengembangan kelapa sawit.

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada energi nasional melalui pengembangan kelapa sawit. Menurutnya, komoditas tersebut memiliki peran strategis yang jauh melampaui fungsi pangan, sekaligus menjadi sumber energi terbarukan yang sangat penting bagi Indonesia.

Dalam pandangannya, kelapa sawit merupakan komoditas istimewa yang memiliki banyak manfaat. Bahkan, Prabowo menyebutnya sebagai tanaman ajaib atau miracle commodity.

"Kenapa kelapa sawit? it is miracle crowd. Tuh prabowo mau bikin kelapa sawit? Ya utk rakyat indonesia karena kelapa sawit tidak hanya utk minyak goreng," ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintahan Pusat dan Daerah di Sentul, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menjelaskan, selain dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak goreng, kelapa sawit juga digunakan dalam berbagai produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari roti, sabun, hingga energi berbasis nabati.

Advertisement

Pengalaman kunjungannya ke sejumlah negara pun memperkuat keyakinan tersebut. Prabowo menilai sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai penting dalam rantai pangan dan industri global.

“Saya ke Mesir Russia Belrus dimana-dimana kelapa sawit artinya? It is very strategic commodity makanan roti harus pake minyak kelapa sawit dsb. Sabun berapa butuh? Kecuali yang males mandi," katanya.

Di sektor energi, Prabowo menargetkan pengembangan biodiesel berbasis sawit sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil impor. Melalui kebijakan ini, kebutuhan energi masyarakat, khususnya bahan bakar solar, diharapkan dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.

“Yang mau pakai bensin silakan, tapi bayar. Yang penting rakyat kita bisa hidup dengan solar,” tegasnya.

Lebih jauh, Prabowo juga menyinggung potensi kelapa sawit sebagai bahan baku avtur. Bahkan, menurutnya, limbah minyak jelantah dapat diolah menjadi bahan bakar pesawat.

Ia pun menegaskan rencana pembatasan ekspor minyak jelantah ke depan agar kebutuhan dalam negeri dapat diprioritaskan terlebih dahulu.

“Avtur bisa terbesar di dunia. Bahkan limbahnya jelantah itu bahan untuk avtur sehingga maaf bangsa-bangsa lain kita tutup ekspor jelantah harus kepentingan rakyat Indonesia dulu baru (negara lain)," imbuhnya.

Anisha Aprilia/Disway 

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID