Langkah Antisipatif Bencana, Tiga Sorti OMC Digelar di Wilayah DKI Jakarta

news.fin.co.id - 03/02/2026, 23:49 WIB

Langkah Antisipatif Bencana, Tiga Sorti OMC Digelar di Wilayah DKI Jakarta

fin.co.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Selasa, 3 Februari 2026. Ini Merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hari ini dilaksanakan melalui tiga kali penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI Angkatan Udara bernomor A-2105 yang berbasis di Lanud Halim Perdanakusuma. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta dengan BMKG, TNI AU, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Penerbangan pertama dilakukan pada pagi hari dengan area sasaran Kabupaten Bogor. Pada tahap ini, penyemaian diarahkan ke awan jenis Stratocumulus (Sc), Stratus (St), dan Cumulus humilis pada ketinggian antara 7.000 hingga 8.000 kaki, menggunakan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.

Kemudian, penerbangan kedua dilaksanakan pada siang hari dengan fokus wilayah Selat Sunda. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 9.100 hingga 9.400 kaki menggunakan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram, dengan tujuan mengalihkan potensi hujan ke kawasan perairan yang dinilai lebih aman.

Advertisement

Adapun penerbangan ketiga digelar pada sore hari dengan lokasi sasaran wilayah Lebak, Provinsi Banten. Target awan pada tahap ini adalah Stratocumulus dan Cumulus humilis dengan puncak awan berada di bawah 7.000 kaki. Seperti pada sorti pertama, bahan semai yang digunakan adalah Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.

OMC Upaya Pencegahan Cuaca Ekstrem

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menekan dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir di wilayah DKI Jakarta.

“Penyemaian awan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga potensi hujan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak membebani DKI Jakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD Provinsi DKI Jakarta secara rutin melakukan evaluasi harian serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh rangkaian OMC berjalan sesuai prosedur, aman, dan efektif mengikuti dinamika cuaca terkini.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, maupun angin kencang.

“Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir,” tandasnya.

Informasi terkait kebencanaan serta layanan kedaruratan dapat diperoleh melalui Jakarta Siaga 112, laman resmi bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial @bpbddkijakarta.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID