Menuju Mudik Aman, Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026

news.fin.co.id - 03/02/2026, 19:29 WIB

Menuju Mudik Aman, Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026

Satlantas Polresta Tangerang saat mengingatkan pengendara sepeda motor terkait tertib berlalulintas. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang resmi memulai Operasi Keselamatan Maung 2026 selama 14 hari, terhitung sejak Senin (2/2/2026) hingga 15 Februari mendatang. Langkah ini menjadi fase krusial dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus simulasi pengamanan menjelang arus mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, menegaskan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan preventif untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya kolektif membangun kedisiplinan di jalan raya," ujar Zaeni pada Selasa (3/2/2026) di Polresta Tangerang.

Fokus pada Kelayakan Angkutan Umum

Advertisement

Selain menyasar kendaraan pribadi, petugas memberikan perhatian serius pada armada transportasi publik melalui inspeksi keselamatan atau ramp check. Bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, pemeriksaan meliputi sistem pengereman, kelaikan teknis kendaraan, hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, memastikan jadwal ramp check akan dilakukan secara berkala. "Langkah ini vital untuk menjamin setiap kendaraan umum yang beroperasi dalam kondisi prima demi keselamatan penumpang," kata Jaenudin.

Sasaran Prioritas Pelanggaran

Dalam operasi ini, kepolisian menetapkan sembilan pelanggaran prioritas yang akan ditindak tegas karena berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal:

• Pengendara di bawah umur dan aksi balap liar.

• Melawan arus dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.

• Penggunaan ponsel saat berkendara dan melampaui batas kecepatan.

• Pelanggaran atribut, seperti helm tidak standar SNI serta penggunaan knalpot "brong".

• Kapasitas berlebih, termasuk berboncengan lebih dari satu orang.

Advertisement

"Keselamatan bukan soal menghindari tilang, melainkan memastikan setiap pengguna jalan dapat kembali ke rumah dengan selamat," tutur Zaeni mengingatkan para pengendara untuk selalu melengkapi surat kendaraan (SIM/STNK).

Melalui Operasi Keselamatan Maung 2026, diharapkan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Tangerang dapat ditekan secara signifikan sebelum puncak arus mudik tiba.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.