Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat program digitalisasi pendidikan.
Salah satu bentuk nyatanya adalah bantuan Interactive Flat Panel (IFP) atau panel interaktif digital untuk sekolah.
Perangkat ini berfungsi sebagai media pembelajaran modern berbasis teknologi, menggantikan papan tulis konvensional.
Hingga kini, lebih dari 288.000 satuan pendidikan telah menerima bantuan IFP.
Pemerintah menegaskan bahwa digitalisasi tidak berhenti pada distribusi alat.
Sejumlah dukungan lain juga diberikan, seperti:
-
Pelatihan guru penggunaan teknologi
-
Bantuan laptop
-
Materi pembelajaran digital
-
Pendampingan implementasi di kelas
“Kami tidak hanya membagi IFP, tapi juga melatih gurunya dan membantu perangkat pendukung lainnya,” kata Abdul Mu’ti.
Langkah ini dilakukan agar transformasi digital benar-benar efektif, bukan sekadar simbolis.
Dukungan Internet dan Listrik
Pemerintah juga menyadari masih banyak sekolah menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.
Karena itu, dukungan tambahan diberikan berupa:
-
Akses internet berbasis satelit untuk daerah blank spot
-
Bantuan pasokan listrik bagi sekolah yang belum memadai
Tujuannya agar seluruh sekolah bisa mengakses pembelajaran digital tanpa kesenjangan