Fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur dengan agenda utama menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Acara akbar tersebut akan digelar di Kota Malang dan diperkirakan dihadiri lebih dari 100 ribu jamaah Nahdliyin dari berbagai daerah.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam memperkuat hubungan antara negara dan ulama, terutama di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang terus berkembang.
“Kehadiran Presiden menjadi simbol nyata negara bersama ulama dalam menjaga harmoni dan persatuan bangsa,” demikian pernyataan resmi Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu sore.
Keberangkatan Kepala Negara dilepas langsung oleh sejumlah pejabat tinggi TNI dan Polri, menandai pentingnya agenda kenegaraan tersebut.
Dalam penerbangan menggunakan pesawat kepresidenan PK-GRD, Presiden turut didampingi jajaran pejabat strategis.
Di antaranya Sekretaris Kabinet, Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Pertanian, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, serta Ketua MPR RI.
Prabowo Lanjutkan Agenda Tertutup
Setelah menempuh penerbangan lebih dari satu jam, pesawat kepresidenan mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, pada pukul 18.41 WIB.
Presiden Prabowo disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Usai penyambutan, Presiden melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat bermalam di Kota Malang.
Pada malam harinya, Presiden dijadwalkan memimpin sejumlah pertemuan internal dan agenda tertutup.
Puncak kunjungan Presiden Prabowo akan berlangsung pada Minggu, saat beliau menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU.
Kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan panjang NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam sejarah, pendidikan, dan kehidupan sosial bangsa.