“Tidak boleh pemimpin punya dendam, tidak boleh pemimpin punya rasa benci, tidak boleh pemimpin punya rasa dengki, tidak boleh pemimpin selalu mencari-cari kesalahan pihak lain,” jelas Prabowo Subianto, seraya memberi nasihat penting bagi seluruh elit bangsa. Sikap seperti ini justru akan menghambat langkah Indonesia.
Musyawarah Mufakat: Kunci Indonesia Bersatu dan Maju
Menutup pidatonya yang menggugah, Prabowo menyerukan agar seluruh elemen bangsa kembali ke jati diri Indonesia yang sesungguhnya, yaitu semangat musyawarah untuk mencapai mufakat. Ia menyamakan kemajuan bangsa dengan sebuah mesin yang kuat, dan mesin terpentingnya adalah persatuan yang solid. Tanpa kesatuan, sehebat apapun komponennya, bangsa ini akan sulit melaju kencang.
Ia menekankan sebuah prinsip penting: setelah fase perbedaan dan perdebatan usai, tugas utama para pemimpin adalah mencari titik temu, menggali kesamaan, dan kembali bersatu. Inilah investasi jangka panjang yang paling berharga untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan damai, sebuah cita-cita luhur para pendiri bangsa yang harus terus diperjuangkan bersama. - Anisha Aprilia/Disway -