fin.co.id - Kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), yang juga dikenal sebagai Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Setidaknya 25 siswa SDN 008 Waru, Kabupaten PPU mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi menu MBG. Diduga, makanan yang menjadi penyebab adalah puding.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten PPU, Andi Singkerru, makanan dari pihak luar seharusnya dalam bentuk kemasan steril.
"Perlu kami sampaikan bahwa kejadian ini ternyata memang bahwa SPPG yang ada di Waru itu ada yang diambil dari masyarakat, jadi ada seperti puding. Memang diperbolehkan mengambil makanan atau minuman seperti yang itu, tapi kemasan yang betul-betul steril," jelas Andi.
Sementara itu, Pemkab PPU mengaku akan melakukan evaluasi program MBG di Serambi IKN
"Pemerintah kabupaten akan segara melakukan evaluasi mengundang pihak terkait," ujar Wakil Bupati Abdul Waris Muin.
Meskipun puluhan peserta didik telah tertangani dengan baik oleh tenaga medis, katanya, kejadian tersebut perlu mendapat evaluasi secara menyeluruh.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak bisa dianggap sepele terlebih karena langsung menyentuh anak-anak, sehingga harus ada langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait dengan sumber pasti penyebab keluhan kesehatan dialami 25 peserta didik penerima manfaat Program MBG tersebut.
"Masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab dari gejala yang dialami peserta didik itu," kata Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Waru Yayasan Bakti Benuo Taka Mohammad Andi Rizky.