fin.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tulungagung menjadi sorotan setelah puluhan siswa dari lima sekolah dilaporkan mengalami gejala dugaan keracunan makanan.
Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap menu dan dapur penyedia makanan.
Kasus terbaru terjadi di SD Negeri 3 Bungur, di mana sebanyak 24 siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah usai mengonsumsi makanan dari program MBG.
Koordinator BGN Wilayah Tulungagung, Sebrina Mahardika, menyatakan bahwa sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur telah diamankan dan sedang diuji laboratorium oleh Dinas Kesehatan setempat.
“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan sumber penyebab gejala yang dialami siswa,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Menu yang disajikan saat kejadian terdiri dari:
-
Nasi putih
Ayam suwir
-
Tahu
Oseng kacang
-
Kurma
Berdasarkan observasi awal dan keterangan pihak sekolah, lauk ayam suwir diduga menjadi pemicu karena disebut dalam kondisi berbau dan berlendir saat dikonsumsi. Namun, BGN menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil uji laboratorium keluar.
Lima Sekolah Terdampak, Empat Dapur Dihentikan