1. Tentukan Target Jenjang dan Sekolah
Rencanakan dari awal: TK, SD, SMP, SMA, hingga kuliah. Semakin spesifik target sekolah, semakin presisi hitungannya.
2. Gunakan Logika Inflasi
Sebagai gambaran mudah, biaya sekolah bisa naik dua kali lipat tiap 7–10 tahun.
3. Hitung Sisa Waktu
Misalnya anak masuk SD 6 tahun lagi = 72 bulan waktu menabung.
4. Pilih Instrumen Simpanan yang Tepat
Jangan hanya di tabungan biasa. Pertimbangkan:
-
Reksa dana
-
Emas
-
Deposito pendidikan
-
Obligasi ritel
Tujuannya agar nilai uang tumbuh, bukan tergerus inflasi.
5. Hitung Setoran Bulanan
Total biaya masa depan ÷ jumlah bulan menabung = setoran per bulan.
Jika terasa berat, Anda bisa:
-
Menambah penghasilan
-
Menyesuaikan target sekolah
-
Memperpanjang horizon investasi