Kanselir Jerman Desak AS Perbaiki Hubungan dengan Eropa

news.fin.co.id - 14/02/2026, 17:46 WIB

Kanselir Jerman Desak AS Perbaiki Hubungan dengan Eropa

fin.co.id - Kanselir Jerman, Friedrich Merz mengakui telah terjadi keretakan antara Eropa dan Amerika Serikat (AS). Namun, ia menyampaikan seruan kepada Washington: "Mari kita perbaiki dan hidupkan kembali kepercayaan transatlantik bersama-sama."

Merz menyampaikan pidato pembukaan Konferensi Keamanan Munich di tengah memburuknya hubungan antara Eropa dan AS. Konferensi ini dihadiri oleh puluhan pemimpin, kepala pertahanan, dan menteri luar negeri dari seluruh dunia.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio termasuk di antara para politisi terkemuka yang hadir.

Mulai dari ancaman Presiden AS Donald Trump untuk merebut Greenland, hingga serangan tarifnya dan peringatan pemerintahannya bahwa Eropa menghadapi "penghapusan peradaban".

Advertisement

"Izinkan saya memulai dengan kebenaran yang tidak menyenangkan: Sebuah keretakan, jurang pemisah yang dalam telah terbuka antara Eropa dan Amerika Serikat," kata Merz, Jumat, 13 Februari 2026.

"Wakil Presiden JD Vance mengatakan ini setahun yang lalu di Munich. Dia benar dalam deskripsinya," lanjut Merz merujuk pada pidato tahun 2025 di mana Vance juga menuduh Eropa menekan kebebasan berbicara dan hak-hak demokrasi lainnya.

Harapan Perbaikan Hubungan AS dengan Eropa

Merz menyampaikan nada yang lebih penuh harapan, saat ia menyerukan AS dan Eropa untuk membentuk "kemitraan transatlantik baru".

"Di era persaingan kekuatan besar, bahkan Amerika Serikat pun tidak akan cukup kuat untuk berdiri sendiri," kata pemimpin konservatif itu, yang secara tradisional merupakan pendukung setia aliansi transatlantik.

"Sahabat-sahabatku, menjadi bagian dari NATO bukan hanya keunggulan kompetitif Eropa. Itu juga keunggulan kompetitif Amerika Serikat. Jadi mari kita perbaiki dan hidupkan kembali kepercayaan transatlantik bersama-sama," kata Merz.

"Kita, orang Eropa - kita melakukan bagian kita."

Nada sebagian besar pidatonya suram, karena ia memperingatkan tentang memburuknya ketegangan geopolitik dan menyerukan Eropa untuk memperkuat pertahanannya.

Sebagai tanda kekhawatiran Eropa bahwa komitmen keamanan AS yang telah lama ada terancam di bawah pemerintahan Trump, Merz mengatakan bahwa ia telah mengadakan "pembicaraan rahasia" dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang pencegahan nuklir.

Advertisement
Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID