SKANDAL BESAR! Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Sudah KECANDUAN SABU 6 Bulan

news.fin.co.id - 16/02/2026, 14:21 WIB

SKANDAL BESAR! Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Sudah KECANDUAN SABU 6 Bulan

Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro

Fin.co.id - Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro diduga kuat telah mengonsumsi narkoba jenis sabu sejak Agustus 2025.

“Dari hasil pemeriksaan sejauh ini, dugaan penyalahgunaan itu terjadi sejak Agustus tahun lalu. Namun masih terus didalami,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir pada Minggu malam (15/2/2026).

Tak hanya soal dugaan konsumsi narkotika, penyidik Polri juga menelusuri kemungkinan adanya aliran dana sebesar Rp1 miliar yang disebut berkaitan dengan kasus ini.

Dana tersebut diduga berasal dari AKP berinisial ML. Namun, menurut Johnny, aspek ini masih dalam tahap pendalaman intensif.

Advertisement

“Itu juga masuk dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Penyidik berupaya memastikan apakah aliran dana tersebut memiliki hubungan langsung dengan dugaan penyalahgunaan narkotika atau terkait jaringan distribusi yang lebih luas.

Penanganan perkara ini melibatkan Direktorat IV Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kedua institusi tersebut bekerja sama untuk mengurai kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran narkotika yang lebih besar.

Bandar Koko Erwin Masuk Daftar Buron

Dalam perkembangan signifikan lainnya, Polri telah mengidentifikasi sosok bandar yang diduga menjadi pemasok utama, yakni Koko Erwin.

Profil lengkapnya disebut telah dikantongi penyidik dan saat ini dalam tahap pengejaran.

Polri menegaskan kasus ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi bagian dari upaya besar memberantas peredaran narkoba yang mengancam generasi bangsa.

Johnny meminta dukungan masyarakat agar proses hukum berjalan transparan dan maksimal.

Advertisement

“Kami mohon dukungan masyarakat sebagai bentuk komitmen perang total terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” paparnya.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID