Menanggapi situasi yang kian rawan, media Israel melaporkan adanya pengerahan pasukan tambahan dalam skala besar. Operasi ini mencakup pengiriman batalion penguatan serta perluasan operasi penangkapan secara masif di berbagai titik.
Di tengah kesiagaan militer tersebut, kebijakan pembatasan ekonomi juga tetap berlaku bagi sekitar 140.000 pekerja Palestina yang dilarang memasuki Israel sejak pecahnya perang Gaza.
Menariknya, para pejabat keamanan Israel sendiri telah memperingatkan bahwa kebijakan pelarangan pekerja ini merupakan tindakan yang justru berisiko meningkatkan ketidakstabilan di kawasan tersebut. *