fin.co.id - Menyambut bulan Ramadhan 1447 H, Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada akan menggelar berbagai kegiatan dan kajian yang mendukung ibadah selama bulan puasa melalui kegiatan Ramadhan di Kampus (RDK).
Kajian ini menghadirkan beragam tokoh intelektual nasional sebagai pembicara, seperti Rektor UGM Prof Ova Emilia, mantan wakil presiden, Dr. (H.C.) Drs. Muhammad Jusuf Kalla, hingga Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Pratikno.
Selain para tokoh nasional, dosen dan pakar UGM pun turut menjadi pembicara pada kajian ramadan.
Menurut Wakil Takmir Masjid Kampus UGM sekaligus Pembina UKM Jamaah Shalahuddin, Muhammad Agung Bramantya, kegiatan RDK ini merupakan agenda rutin selama Ramadhan yang menginisiasi kegiatan-kegiatan keislaman di sekitar kampus UGM.
“Jadi ini merupakan kegiatan turun-temurun yang selalu ditunggu-tunggu oleh mahasiswa sivitas akademika. Baik di internal UGM maupun di eksternal UGM,” jelas Agung, Kamis, 12 Februari 2026.
Lima Tujuan RDK
Ia mengungkapkan bahwa terdapat lima tujuan dari RDK diambil dari tema besar yang bertajuk “Merajut Harmoni Sosial sebagai Pilar Pembangunan Manusia Indonesia”.
Tujuan tersebut antara lain adalah yang pertama mendorong terbentuknya lingkungan yang inklusif dan berkeadilan. Selanjutnya penguatan harmoni sosial masyarakat Indonesia, yang ketiga menumbuhkan pola pikir kolektif yang berkelanjutan.
Keempat memperkuat nilai gotong royong dan toleransi, dan terakhir partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektoral. “Maka kemudian kita turunkan menjadi tema-tema pembicara,” jelas Agung.
Rangkaian kegiatan dari RDK turut menyediakan menu untuk sahur dan berbuka puasa yang beragam setiap harinya. Hal ini tidak hanya dikhususkan untuk mahasiswa UGM saja, tetapi khalayak umum juga dapat mengambil menu berbuka dan sahur tersebut.
“Untuk berbuka puasa kita menyediakan minimal 1.500 porsi tiap harinya. Kemudian untuk sahur sebanyak 500 porsi per hari yang disediakan pada malam ganjil atau di tanggal-tanggal ganjil di bulan Ramadhan,” ungkap Agung.
Sekedar informasi, rangkaian RDK ini berlangsung selama satu bulan penuh selama Ramadhan yang menghadirkan kegiatan dari sahur hingga tarawih.
Diawali dengan sahur gratis dan mimbar subuh, menjelang berbuka terdapat Safari di Bulan Ramadhan, kemudian setelah tarawih diisi dengan Ramadhan Public Lecture.
Selain itu terdapat rangkaian kegiatan lain seperti RDK Festival, RDK Competition dan Festival Buku. Yang berbeda dengan RDK tahun sebelumnya adalah tema yang diusung lebih mengedepankan pembangunan kemanusiaan.
“Tahun ini kita mencoba melangkah lebih maju lagi terkait dengan pembangunan manusia dan mewujudkan harmoni sosial,” terang Agung.