fin.co.id - Singapura kembali menunjukkan daya tariknya sebagai pusat ekonomi dan investasi global. Negara kota tersebut diproyeksikan menciptakan sekitar 15.700 lowongan pekerjaan baru dalam lima tahun ke depan, seiring realisasi komitmen investasi yang masuk sepanjang 2025.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pencari kerja, termasuk lulusan baru dan profesional yang ingin mengembangkan karier di tingkat internasional.
Dilansir dari The Straits Times, Rabu, 17 Februari 2026, sekitar dua pertiga dari total pekerjaan baru tersebut menawarkan gaji bulanan kotor di atas 5.000 dolar Singapura.
Jika dikonversi, angka itu setara lebih dari Rp60 juta per bulan nominal yang tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Data ini disampaikan oleh Economic Development Board (EDB) pada 5 Februari 2026.
Mayoritas posisi ditujukan bagi kalangan:
-
Profesional
-
Manajer
-
Eksekutif
-
Teknisi (PMET)
Segmentasi ini menandakan bahwa lapangan kerja yang tercipta berfokus pada tenaga kerja terampil dan berpendidikan tinggi.
Sektor Jasa Dominasi Lowongan
EDB merinci distribusi sektor pekerjaan yang akan menyerap tenaga kerja baru, yaitu:
-
Sektor jasa : 40%
-
Manufaktur: 37%
-
Riset & Pengembangan (R&D) serta inovasi: 23%
Dominasi sektor jasa mencerminkan transformasi ekonomi Singapura yang semakin berbasis layanan bernilai tambah tinggi, termasuk keuangan, teknologi, dan konsultansi global.
Terbuka untuk Lulusan Baru hingga Profesional
Ketua EDB, Png Cheong Boon, menegaskan bahwa peluang kerja ini tidak hanya menyasar pekerja berpengalaman, tetapi juga lulusan baru.