Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace Bentukan Trump

news.fin.co.id - 19/02/2026, 23:01 WIB

Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace Bentukan Trump

Presiden Prabowo menghadiri KTT perdana Board of Peace di Donald J. Trump US Institute of Peace di Washington DC, AS, Kamis, 19 Februari 2026.

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

KTT ini digelar di Donald J. Trump US Institute of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026 pagi waktu setempat.

Dilaporkan Antara, iring-iringan kendaraan yang membawa Presiden Prabowo melintas di jalan menuju US Institute of Peace sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Beberapa jalanan utama di sekitar lokasi acara, sejak pukul 07.00 telah dibuat steril, yang artinya kendaraan umum tidak bebas untuk melintas.

Advertisement

Dalam KTT perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC ini, Presiden Prabowo hadir memenuhi undangan Presiden Trump selaku tuan rumah dan inisiator BoP.

Beberapa pemimpin negara anggota lainnya juga turut hadir, antara lain dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.

Trump Janjikan Bantuan Rekonstruksi untuk Gaza

Pertemuan perdana ini akan berfokus pada rekonstruksi dan pembangunan pasukan stabilisasi internasional untuk Gaza yang porak-poranda akibat perang, di mana kesepakatan gencatan senjata yang rapuh masih berlaku.

Sebelum pertemuan, Trump mengumumkan bahwa anggota dewan telah menjanjikan USD5 miliar untuk rekonstruksi Gaza. Jumlah ini adalah sebagian kecil dari perkiraan USD70 miliar yang dibutuhkan untuk membangun kembali wilayah Palestina yang hancur setelah dua tahun perang.

Para anggota diharapkan akan mengirimkan ribuan personel untuk pasukan stabilisasi dan kepolisian internasional untuk wilayah tersebut.

“Apa yang kita lakukan sangat sederhana: perdamaian,” kata Trump dalam sambutannya saat membuka pertemuan.

“Ini disebut Dewan Perdamaian, dan ini semua tentang kata yang mudah diucapkan, tetapi sulit diwujudkan - perdamaian,” lanjutnya.

Dewan tersebut dibentuk sebagai bagian dari rencana perdamaian 20 poin Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Advertisement

Namun, sejak gencatan senjata Oktober lalu, visi Trump untuk dewan tersebut telah berubah dan ia menginginkan mandat yang lebih ambisius—yang tidak hanya akan menyelesaikan tugas berat untuk mewujudkan perdamaian abadi antara Israel dan Hamas, tetapi juga akan membantu menyelesaikan konflik di seluruh dunia.

Beberapa Sekutu AS Skeptis Terhadap Kehadiran BoP

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID