Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa dari total 16.920 penerima KJMU tahap kedua 2025, terdapat penambahan mahasiswa baru.
“Dari jumlah tersebut, ada 2.524 mahasiswa penerima baru dan 14.396 mahasiswa penerima lanjutan. Khusus untuk penerima baru dari 2.524 mahasiswa ini tersebar pada 69 PTN dan 16 PTS,” jelas Nahdiana.
Artinya, program KJMU tidak hanya mempertahankan penerima lama, tetapi juga memperluas jangkauan ke mahasiswa baru yang memenuhi kriteria.
Proses Seleksi Ketat dan Berlapis
Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan proses penerimaan KJMU dilakukan melalui tahapan verifikasi dan validasi berlapis.
Calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, antara lain:
-
Berdomisili di DKI Jakarta
-
Memiliki KTP dan KK DKI Jakarta
-
Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau DTKS Daerah
-
Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain dari APBN dan/atau APBD
-
Telah dinyatakan diterima di perguruan tinggi
Penetapan penerima dilakukan sesuai kuota dan pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD DKI Jakarta.
Bentuk bantuan KJMU meliputi pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta bantuan biaya hidup mahasiswa. Skema ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya terbantu dalam pembayaran kuliah, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan dasar selama menjalani pendidikan.
Dengan nominal Rp9 juta per semester, bantuan ini dinilai cukup signifikan untuk meringankan beban keluarga, terutama bagi mahasiswa dari kelompok ekonomi kurang mampu.
Pramono menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup keluarga dan memutus rantai kemiskinan.
Melalui KJMU, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Jakarta untuk meraih pendidikan tinggi.
Konsistensi menjaga kuantitas dan kualitas program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak lulusan perguruan tinggi yang kompeten, sekaligus mendorong terwujudnya visi pembangunan sumber daya manusia unggul di Ibu Kota. (*)