fin.co.id - Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama (Kemenag) mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 pada 21–22 Februari 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme guru di lingkungan pendidikan keagamaan.
Pelaksanaan PPG ini juga selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, serta diperkuat melalui program prioritas Kementerian Agama.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa profesi guru memiliki kehormatan tinggi dan berperan penting dalam mencetak generasi masa depan bangsa.
“Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa,” ujarnya.
Digelar di 15 LPTK
Uji Pengetahuan PPG Batch 4 dilaksanakan di 15 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sebanyak 2.454 pengawas diterjunkan untuk memastikan ujian berjalan objektif, transparan, dan sesuai standar mutu. Uji Pengetahuan merupakan tahapan akhir dalam rangkaian PPG, bersama dengan Uji Kinerja.
Hasil dari kedua ujian tersebut menjadi penentu kelulusan sekaligus dasar penerbitan sertifikat pendidik.
Melalui proses ini, Kemenag memastikan guru yang lulus memenuhi standar kompetensi:
- Pedagogik
- Profesional
- Sosial
- Kepribadian
Total 659.157 Guru Kemenag Sudah Tersertifikasi
Dengan kelulusan Batch 4, jumlah total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi kini mencapai 659.157 guru. Angka ini menunjukkan percepatan signifikan dalam program sertifikasi guru di lingkungan Kementerian Agama.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa proses Uji Pengetahuan dan Uji Kinerja dilakukan secara objektif dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan setiap guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.