AKBP DIDIK PUTRA KUNCORO: Anak Guru, Sopir Ambulans, Masuk Bintara, Jadi Kapolres Hingga Terjerumus ‘NIKMATNYA’ NARKOBA

news.fin.co.id - 22/02/2026, 16:07 WIB

AKBP DIDIK PUTRA KUNCORO: Anak Guru, Sopir Ambulans, Masuk Bintara, Jadi Kapolres Hingga Terjerumus ‘NIKMATNYA’ NARKOBA

AKBP DIDIK PUTRA KUNCORO, Anak Guru, Sopir Ambulans, Masuk Bintara, Jadi Kapolres Hingga Terjerumus ‘NIKMATNYA’ NARKOBA

Fin.co.id - Nama AKBP Didik Putra Kuncoro menjadi perhatian publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan peredaran narkotika.

Perwira menengah yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bima Kota (nonaktif) itu kini menghadapi ujian terberat dalam perjalanan kariernya.

Penetapan status hukum tersebut diumumkan oleh Mabes Polri pada pertengahan Februari, menyusul rangkaian pemeriksaan intensif.

Kasus ini langsung memantik perhatian luas karena selama ini Didik dikenal sebagai figur polisi dengan perjalanan karier yang dianggap inspiratif.

Advertisement

Didik lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 30 Maret 1979. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana.

Ayahnya berprofesi sebagai guru, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga.

Sebagai anak keempat dari lima bersaudara, ia terbiasa hidup disiplin dan mandiri sejak kecil.

Dalam beberapa kesempatan, ia pernah mengungkapkan bahwa pengalaman aktif di organisasi sekolah seperti OSIS dan Pramuka membentuk mental kepemimpinan serta daya juangnya.

Selepas lulus SMA pada 1997, kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus bekerja keras. Ia disebut pernah menjalani berbagai pekerjaan, mulai dari sopir ambulans hingga kuli bangunan.

Gagal Masuk Akpol, Bangkit Lewat Jalur Bintara

Impian menjadi perwira polisi tidak diraih secara instan. Didik sempat mendaftar Akademi Kepolisian (Akpol) dan STPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), namun gagal.

Ia tidak menyerah dan memilih jalur Bintara Polri. Didik diterima dan bertugas di Polres Ende, wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketekunannya berbuah hasil. Pada 2001, ia kembali mencoba masuk Akpol dan dinyatakan lolos.

Advertisement

Didik lulus pada 2004 sebagai bagian dari Batalyon Tatag Trawang Tungga.

Setelah resmi menjadi perwira, kariernya banyak berkembang di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menduduki sejumlah posisi penting, khususnya di bidang reserse dan narkotika.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID