Fin.co.id - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA Unggul Garuda tahun ajaran 2026/2027 telah resmi dimulai sejak 5 Februari 2026 dan akan ditutup pada 7 Maret 2026.
Hingga pertengahan Februari, tercatat lebih dari seribu calon siswa telah melakukan login dan verifikasi di laman resmi pendaftaran. Namun, belum semuanya menyelesaikan proses hingga tahap akhir.
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SPPT) Ardi Findyartini dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi menyampaikan bahwa dari 1.227 pendaftar terverifikasi, baru sekitar seperempat yang melengkapi seluruh tahapan administrasi.
“Kami berharap seluruh calon peserta segera menuntaskan prosesnya sebelum batas waktu,” ujarnya dalam sosialisasi resmi.
Tahun ini tersedia empat lokasi SMA Unggul Garuda baru. Setiap sekolah hanya menerima 160 siswa baru.
Kuota tersebut dibagi ke dalam delapan rombongan belajar, sehingga setiap kelas diisi sekitar 20 siswa.
Skema ini dirancang untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fokus dan intensif. Dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah, persaingan diperkirakan sangat ketat.
Lokasi SMA Unggul Garuda 2026
Empat sekolah yang dapat dipilih calon peserta tersebar di berbagai wilayah Indonesia:
- Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung
- Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
- Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
- Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara
Seluruh siswa yang diterima wajib tinggal di asrama selama masa pendidikan.
Syarat Administrasi yang Harus Disiapkan
Calon siswa wajib mengunggah sejumlah dokumen penting saat mendaftar, antara lain:
- Scan rapor SMP semester 1 hingga 5
- Akta kelahiran atau surat keterangan lahir resmi
-
Bukti kepesertaan program bantuan pemerintah bagi keluarga kurang mampu (jika ada), seperti:
- PIP
- PKH
- KKS
- DTKS
- PPKE
- atau program bantuan sosial lainnya
Selain itu, siswa dengan prestasi akademik bidang STEM dapat mengajukan kurasi melalui sekolah asal ke Puspresnas. Peserta juga harus menandatangani surat kesediaan tinggal di asrama serta mengikuti seluruh program pembinaan.