fin.co.id - Suasana pagi di Jakarta Selatan mendadak tegang. Dua bus Transjakarta terlibat kecelakaan di Jalur Layang Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir pada Senin pagi, 23 Februari 2026.
Benturan keras tak terhindarkan, membuat bagian depan salah satu bus mengalami kerusakan cukup parah.
Kaca depan bus hancur berantakan akibat kuatnya hantaman. Pecahan kaca terlihat berserakan di area depan kendaraan. Dampaknya langsung terasa di dalam kabin, karena sejumlah penumpang terkena serpihan kaca.
Bagian depan bus tampak ringsek. Struktur bodi di area sopir dan sisi depan mengalami kerusakan signifikan. Kondisi ini memperlihatkan betapa kuatnya tabrakan yang terjadi di jalur layang tersebut.
Insiden ini tidak hanya merusak armada, tetapi juga melukai penumpang. Sejumlah penumpang mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca dari kaca depan yang hancur.
Petugas segera melakukan evakuasi. Para korban langsung dibawa ke halte terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kondisi korban tetap terkendali dan tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.
Menanggapi insiden kecelakaan bus di Koridor 13 ini, PT Transportasi Jakarta angkat bicara. Pihak manajemen menyatakan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi mendalam.
Tim terkait saat ini menelusuri kronologi kejadian secara detail. Investigasi dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab tabrakan, termasuk kemungkinan unsur teknis maupun faktor operasional.
Langkah investigasi ini menjadi krusial. Selain untuk memastikan penyebab utama, hasil penyelidikan juga akan menjadi dasar evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya standar keselamatan, baik dari sisi teknis kendaraan maupun prosedur operasional di lapangan. Evaluasi menyeluruh diharapkan mampu memperkuat sistem keamanan transportasi publik di Jakarta.