AS Mengaku Siap Berdialog dengan Korut, Jong-un: Hormati Posisi Negara Kami!

news.fin.co.id - 26/02/2026, 22:57 WIB

AS Mengaku Siap Berdialog dengan Korut, Jong-un: Hormati Posisi Negara Kami!

fin.co.id - Amerika Serikat (AS) siap untuk terlibat secara diplomatik dengan Korea Utara (Korut). Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurutnya, Washington "selalu siap untuk berbicara" dengan pejabat pemerintah mana pun yang ingin berbagi informasi atau pandangan.

“Amerika Serikat selalu siap untuk berbicara dengan pejabat dari pemerintah mana pun yang memiliki informasi atau pandangan untuk dibagikan kepada kami," kata Rubio.

“Baik itu seseorang di Kuba, mungkin suatu hari nanti seseorang di Korea Utara atau, saat ini, seseorang di Iran, kami selalu terbuka untuk mendengarkan,” lanjutnya Rubio kepada wartawan.

Advertisement

Korut Minta AS Hormati Status Nuklirnya

Pemimpin Korut, Kim Jong-un menyatakan siap memulihkan hubungan dengan AS, jika status nuklir negaranya dihormati dan permusuhan dihentikan.

Hal itu dikemukakannya saat menyaksikan parade militer untuk memperingati Kongres Kesembilan Partai Pekerja Korea (WPK), seperti dilaporkan kantor berita KCNA, Kamis, 26 Februari 2026.

“Jika AS menghormati posisi negara (nuklir) kami saat ini, seperti ditetapkan dalam Konstitusi DPRK dan menarik kebijakan permusuhannya terhadap DPRK, tak ada alasan bagi kami untuk tak dapat berhubungan baik dengan AS," kata Kim, merujuk pada nama resmi Korut, Democratic People's Republic of Korea.

Ia menambahkan selama lima tahun terakhir, WPK telah secara permanen mengukuhkan status negara itu sebagai negara bersenjata nuklir.

Hal tersebut menjadi sinyal kepada pihak-pihak yang dianggap lawan bahwa Korut tidak akan melepaskan senjata nuklirnya dalam keadaan apa pun hingga dunia benar-benar berubah.

Menurut Kim, peningkatan dan penguatan senjata nuklir menjadi inti strategi penangkalan dan pertempuran Korut.

"Kami memiliki rencana jangka panjang untuk menambah kekuatan nuklir nasional setiap tahun ke depan dan akan berkonsentrasi pada peningkatan jumlah senjata nuklir serta memperluas sarana dan ruang operasi nuklir," katanya.

Ia menambahkan Korut akan memodernisasi kemampuan serangan dan sistem kendali senjata nuklir serta meningkatkan kesiapan tempur melalui latihan.

Advertisement
Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID