SADIS! Cinta Ditolak, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok dan Disandera di Kampus

news.fin.co.id - 26/02/2026, 16:17 WIB

SADIS! Cinta Ditolak, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok dan Disandera di Kampus

Pelaku saat diamankan (kiri) Korban saat dievakuasi ke rumah sakit (kanan)

fin.co.id - Kasus kekerasan mengejutkan terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau pada Kamis pagi 26 Februari 2026. Seorang mahasiswi bernama Farradila Ayu Pramesti (23) menjadi korban pembacokan dan sempat disandera oleh seorang pria hingga mengalami luka serius.

Peristiwa itu langsung menyita perhatian publik, terlebih setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video yang viral, korban tampak berlumuran darah dengan pakaian putih, sementara pelaku terlihat mengancam menggunakan senjata tajam.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat mengamankan pelaku dan mengungkap dugaan motif di balik aksi brutal tersebut.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga dipicu persoalan asmara.

Advertisement

“Terkait hubungan asmara, pelaku menyukai korban namun ditolak, jadi mereka ini saling mengenal. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya,” ujar Pandra.

Korban saat ini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Riau akibat luka yang dideritanya.

“Korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan kepala,” kata Pandra.

Ia menambahkan bahwa kondisi korban menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan penanganan medis.

“Saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau dan kondisinya sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Pelaku Sudah Ditahan

Pelaku diketahui bernama Raihan Mufazzar dan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia kini ditahan di Polsek Binawidya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah memastikan langkah penahanan sudah dilakukan.

“Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya,” ujarnya.

Advertisement

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga telah merancang aksinya sebelum datang ke kampus. Ia membawa dua senjata tajam, yakni kapak dan parang. Namun, kapak disebut menjadi senjata yang digunakan saat menyerang korban.

Saat kejadian, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam ruangan dan langsung melancarkan serangan berkali-kali. Korban berusaha menahan dan melindungi diri, tetapi tetap mengalami luka serius di bagian kepala serta patah pada pergelangan tangan.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca