fin.co.id - Masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 diminta lebih waspada. Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan jam paling rawan kecelakaan lalu lintas berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka) Polri.
Dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026), Kapolri menyebutkan bahwa kecelakaan paling banyak terjadi pada rentang pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dengan total 532 kejadian.
Alasan Pukul 09.00–12.00 Jadi Jam Rawan Kecelakaan
Menurut Kapolri, rentang waktu tersebut bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan raya. Pada jam-jam tersebut, arus kendaraan biasanya mengalami lonjakan karena:
-
Perjalanan antar kota mulai memuncak
-
Aktivitas kerja dan mobilitas harian berlangsung bersamaan
-
Pengemudi mulai mengalami kelelahan ringan setelah berkendara sejak pagi
“Selain faktor kepadatan lalu lintas, kondisi pengemudi juga dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya angka kecelakaan pada jam tersebut,” ujar Kapolri.
Penyebab Kecelakaan Paling Dominan
Berdasarkan evaluasi Polri, faktor paling dominan penyebab kecelakaan adalah:
-
Gagal menjaga jarak aman: 1.156 kasus
-
Lalai memperhatikan kendaraan di depan
-
Kecepatan berlebih
-
Kelelahan dan mengantuk saat berkendara jarak jauh