Hukum dan Kriminal . 03/03/2026, 22:28 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Beberapa di antaranya sedang menjalani cuti atau tengah bertugas di satuan berbeda di luar wilayah Wamena.
Koordinasi lintas batalyon tengah dilakukan untuk memastikan semua pihak yang namanya disebut dalam laporan segera menjalani pemeriksaan.
Selain keterangan saksi, penyidik dari Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih juga telah mengamankan sejumlah barang bukti kunci.
Beberapa di antaranya adalah telepon genggam milik terduga, kartu keluarga, serta buku nikah Fadila dan Sertu Agustian.
Dokumen-dokumen ini akan menjadi alat bukti dalam proses hukum di pengadilan militer.
Komandan Yonif 756/WMS, Letkol Inf Yoel Sry Liga, dikabarkan terus berkoordinasi dengan Pomdam untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan tegas.
Setelah pemeriksaan tahap awal rampung, sepuluh prajurit yang telah diperiksa akan segera diproses lebih lanjut di Staltamil Pomdam XVII/Cenderawasih.
Skandal Ibu Persit ini menjadi tamparan keras bagi satuan Yonif 756/WMS. Nama baik satuan tercoreng. Kepercayaan publik terhadap institusi militer pun ikut diuji.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media