Pemkab Cirebon Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalur Mudik Alternatif Jelang Lebaran 2026

news.fin.co.id - 05/03/2026, 17:17 WIB

Pemkab Cirebon Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalur Mudik Alternatif Jelang Lebaran 2026

Foto ilustrasi jalan raya Kota Cirebon (Dokumen Radar Cirebon)

fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Cirebon bergerak cepat, menyusun strategi agar arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar tanpa hambatan.

Pihaknya menetapkan 16 ruas jalan alternatif sebagai prioritas perbaikan, agar kendaraan pemudik bisa melintas nyaman dan aman, terutama saat jalur utama mulai padat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon, Sunanto mengatakan, pemeliharaan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan.

"Kami menargetkan pekerjaan tersebut selesai sebelum H-7 Idul Fitri, agar bisa dilalui,” kata Sunanto.

Advertisement

Semua titik dipilih berdasarkan potensi lonjakan kendaraan saat Lebaran, sehingga kualitas infrastruktur tetap prima saat peningkatan mudik lebaran nanti.

“Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah lintasan utama pemudik saat Idul Fitri, sehingga kondisi infrastruktur jalan perlu dipastikan dalam keadaan mantap,” jelasnya.

Sunanto menargetkan, proses pemeliharaan rampung sebelum H‑7 Idul Fitri agar sepanjang ruas jalan tersebut bisa dilewati kendaraan secara bebas hambatan. 

Mulai dari Kanci – Sindanglaut, Pabuaran, Ciawigajah, hingga Gebangilir – Waled ditetapkan sebagai titik utama fokus perbaikan.

Pemilihan ruas alternatif bukan tanpa alasan, banyak pemudik memilih jalur ini untuk menghindari kepadatan di jalur utama Pantura.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, potensi macet dan risiko kecelakaan bisa lebih ditekan, dengan kesiapan jalur alternatif dalam kondisi prima.

Wakil Bupati, Agus Kurniawan Budiman mengungkapkan, total panjang jalan di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.240 kilometer.

“Oleh karena itu, kami melakukan pembenahan secara bertahap,” ungkap Agus Kurniawan Budiman.

Menurutnya perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai anggaran dan kemampuan daerah, peningkatan kualitas jalan menjadi bagian dari strategi pelayanan publik.

Advertisement

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan infrastruktur jalan dalam kondisi layak guna mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ucapnya.

Infrastruktur jalan yang layak tidak hanya mendukung kelancaran arus mudik, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempermudah mobilitas.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.