Berdasarkan data penyelidikan kepolisian, Andre Fernando diketahui lahir di Jakarta pada 26 Februari 1994.
Ia memiliki tinggi badan sekitar 165 cm dengan berat sekitar 70 kilogram.
Dalam jaringan narkoba yang sedang diselidiki, Andre disebut memiliki peran sebagai penyedia berbagai jenis narkotika.
Barang yang diduga ia edarkan tidak hanya sabu, tetapi juga zat lain yang dimasukkan ke dalam produk tertentu.
Modus Penyelundupan yang Dilakukan Ko Andre
1. Vape Berisi Etomidate
Andre diduga mencampurkan zat etomidate ke dalam perangkat vape.
Perangkat tersebut kemudian diberi label mewah seperti Ferrari dan Lamborghini untuk menyamarkan isinya.
Produk tersebut diduga dikirim melalui jalur laut dari Malaysia menuju Dumai, Riau.
2. Sabu Disembunyikan dalam Boneka
Untuk pengiriman sabu, metode yang digunakan juga tidak kalah unik.
Barang tersebut dikemas di dalam boneka yang dimasukkan ke dalam kotak kado.
Paket itu kemudian dikirim melalui jalur kargo untuk menghindari kecurigaan.
Dalam jaringan ini, Andre diduga bekerja sama dengan Ko Erwin.
Transaksi antara keduanya dilakukan melalui perantara, yaitu Charlie dan Arfan.