Trump Ngotot Ingin Ikut Campur dalam Penentuan Pemimpin Baru Iran

news.fin.co.id - 06/03/2026, 17:24 WIB

Trump Ngotot Ingin Ikut Campur dalam Penentuan Pemimpin Baru Iran

Presiden AS Donald Trump.

fin.co.id - Presiden AS Donald Trump mengklaim punya hak untuk bergabung dengan Iran dalam menentukan pemimpin selanjutnya negara itu.

"Saya harus terlibat dalam penunjukan itu, seperti halnya dengan Delcy," kata Trump kepada Axios dalam sebuah wawancara, Kamis, 5 Maret 2026.

Trump membandingkan kondisi Iran dengan Venezuela, di mana presiden sementara Delcy Rodriguez telah bekerja sama dengan pemerintah AS, setelah Amerika Serikat menggulingkan presiden Nicolas Maduro dalam serangan militer.

Trump juga menolak kemungkinan Mojtaba Khamenei, putra mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, menggantikan ayahnya yang terbunuh sebagai pemimpin tertinggi. Trump menyebut pemuda itu sebagai "orang yang tidak berbobot".

Advertisement

"Putra Khamenei tidak dapat diterima oleh saya. Kami menginginkan seseorang yang akan membawa harmoni dan perdamaian ke Iran," kata Trump.

Ia juga mengancam akan ada perang lebih lanjut di masa depan, jika alternatif yang lebih baik tidak ditemukan.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesediaan AS untuk bekerja sama dengan seseorang dari dalam Republik Islam, dan tidak sepenuhnya menggulingkan pemerintahan Iran.

Trump Dorong Pasukan Kurdi Iran Lakukan Serangan

"Saya akan mendukungnya sepenuhnya," kata Trump, yang pemerintahannya telah menjalin kontak dengan kelompok-kelompok Kurdi Iran sejak serangan AS-Israel dimulai.

Ia tidak mengatakan apakah Amerika Serikat akan memberikan perlindungan udara untuk serangan Kurdi.

Serangan ini merupakan pertaruhan politik besar bagi presiden dari partai Republik tersebut, dengan jajak pendapat menunjukkan sedikit dukungan publik dan warga Amerika khawatir tentang kenaikan harga bensin yang disebabkan oleh gangguan pasokan energi.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID