Iran memastikan bahwa suksesi kepemimpinan akan berjalan sesuai konstitusi tanpa intervensi asing.
Majelis Khobregan atau Dewan Pakar Kepemimpinan kini memegang mandat penuh untuk menentukan siapa sosok yang akan menggantikan posisi Ayatollah Khamenei.
Sejarah mencatat bahwa sejak Revolusi 1979, Iran telah membangun benteng ideologi yang menolak keras didikte oleh kekuatan Barat.
"Amerika Serikat adalah musuh besar. Pemilihan pemimpin kami adalah urusan internal yang sakral bagi rakyat Iran," tegas otoritas setempat.