Trump: Keputusan untuk Akhiri Perang Iran Akan Dibuat Bersama Israel

news.fin.co.id - 09/03/2026, 19:55 WIB

Trump: Keputusan untuk Akhiri Perang Iran Akan Dibuat Bersama Israel

Presiden AS Donald Trump.

fin.co.id - Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia akan membuat keputusan untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Kami telah berbicara. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semuanya akan dipertimbangkan," kata Trump ketika ditanya apakah Netanyahu akan memiliki suara dalam keputusan tersebut, seperti dilaporkan Times of Israel, Minggu, 8 Maret 2026.

Trump menolak untuk memberikan pendapat tentang kemungkinan bahwa Israel dapat melanjutkan serangannya setelah AS menghentikan serangannya, dengan mengatakan: "Saya rasa itu tidak perlu."

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan, bahwa mereka memperkirakan perang akan berlangsung empat hingga enam minggu.

Advertisement

Namun, jangka waktu tersebut telah berubah dengan cepat selama seminggu terakhir, dan Trump berulang kali menolak untuk menetapkan jangka waktu spesifik untuk perangnya.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan ini telah menewaskan lebih dari 1.200 orang termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi, dan pejabat militer senior Iran.

Iran membalas dengan serangan gencar yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh wilayah, serta beberapa kota di Israel. Setidaknya enam anggota militer AS telah tewas.

Serangan drone dan rudal Iran terus meningkat, dengan laporan yang menunjukkan bahwa Teheran telah berulang kali menembakkan rudal yang berisi amunisi kluster ke Israel.

Iran Pilih Pemimpin Spiritual Tertinggi Baru

Sebelumnya pada hari Minggu, Majelis Pakar Iran mengumumkan bahwa mereka telah memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara itu.

Mojtaba menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Korps Garda Revolusi Islam Iran dengan cepat memberikan dukungannya terhadap pengangkatan Khamenei.

Trump mengatakan dalam wawancara terpisah dengan ABC News menegaskan, bahwa Khamenei junior "tidak akan bertahan lama" tanpa persetujuannya. "Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami," kata Trump.

Advertisement

"Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama. Kami ingin memastikan bahwa kami tidak perlu kembali setiap 10 tahun, ketika Anda tidak memiliki presiden seperti saya yang tidak akan melakukan hal itu," lanjut Trump.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID